Protected by Copyscape Duplicate Content Software
Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai segala bentuk kreasi setiap orang. Harap cantumkan sumber untuk menghindari plagiarisme

Review Match : Lazio vs Bari 1 - 0

Selasa, 22 Februari 2011 0 comments

Giornata 26. Lazio melanjutkan hasil baik dengan menekuk tim juru kunci Serie A, Bari. Bermain di Stadion Olimpico, kota Roma, Lazio tidak ingin kehilangan poin untuk tetap menempel puncak klasemen Serie A, Liga Italia. Gol tunggal Hernanes pada menit-menit awal pertandingan membawa Lazio meraih 3 poin pada pertandingan malam itu.

Bermain dengan formasi 4-3-1-2, dengan mengandalkan duet Sculli-Kozak, dan Hernanes sebagai playmaker, Lazio lebih menerapkan permainan menyerang. Muslera yang mengalami cidera sementara digantikan oleh Tomasso Berni sebagai penjaga gawang. Matuzalem, Ledesma dan Gonzalez menempati lini tengah.




Hernanes membawa kemenangan bagi pasukan biru langit setelah memaksimalkan umpan Sculli pada menit awal pertandingan. Pada babak pertama, Hernanes sering kali merepotkan barisan pertahanan Bari, namun sayangnya tidak ada tambahan gol yang tercipta. Di babak kedua, Sculli mendapatkan peluang emas kala umpan matang Lichtsteiner berhasil ia dapatkan, namun sayang sontekannya masih dapat dihalau oleh kiper Bari, Gillet, yang merupakan salah satu penyelamatan terbaik pada pertandingan malam itu. Gillet bermain sangat baik, hingga Lazio hanya dapat menyarangkan 1 gol hingga akhir pertandingan.

Hasil 3 poin ini, sangat baik untuk tetap menempel tiga tim diatas Lazio, yakni Inter Milan, Napoli dan AC Milan yang juga meraih 3 poin pada pekan ini, selain itu juga menjaga jarak dari tim di bawah Lazio, untuk tetap berada di 4 besar.

Forza Lazio!

LAZIO vs BARI : 1-0

Goal Score : 6' Hernanes (L)




Lazio (4-2-3-1):
Berni; Lichtsteiner, Biava (72' Stendardo), Dias, Radu; Ledesma, Matuzalem; Gonzalez (63' Brocchi), Hernanes (85' Zarate), Sculli; Kozak.

Cadangan : Berardi, Scaloni, Bresciano, Floccari.

Pelatih : Edy Reja.


Bari (4-3-1-2):
Gillet; Masiello A., Glik, Rossi, Parisi (72' Ghezzal); Almiron, Gazzi, Donati; Bentivoglio (46' Castillo); Alvarez, Okaka (72' Rudolf).

Cadangan : Padelli, Raggi, Codrea, Romero.

Pelatih : Mutti.


Yellow Card : Rossi (B), Matuzalem (L), Almiron (B), Ghezzal (B)

Man of the Match : Hernanes (L).



Review Match : Brescia vs Lazio 0 - 2

Senin, 14 Februari 2011 0 comments

Giornata 25. Lanjutan Serie A pekan ke 25, Lazio menghadapi Brescia yang berlangsung Stadion Mario Rigamonti, Brescia. Setelah menjalani hasil yang cukup mengecewakan pekan lalu, kala ditahan imbang Chievo, Lazio berhasil mengembalikan performa mereka di jalur positif. Bertandang ke markas Brescia, anak asuha Edy Reja menunjukkan permain dengan team work yang baik. Dengan hasil ini Lazio membuka kembali kans menuju puncak klasemen.

Allenatore Reja menurunkan pola 4-3-1-2, dengan duet striker yakni Sculli dan Kozak. Dilini tengah , terdapat nama Hernanes yang bertugas sebagai playmaker di belakang dua striker, serta Matuzalem, Ledesma dan Alvaro Gonzalez. Scaloni kembali dipasang untuk menggantikan peran Radu yang mengalami cidera.


Pada pertandingan ini permainan Lazio sangat baik terutama di sektor kanan dimana terdapat nama Lichtsteiner dan Gonzalez yang bermain impressive malam itu. Gol pertama Lazio pun berasal dari sebuah serangan hasil kerja sama kedua pemain ini. Serangan balik Lichtsteiner yang cepat, dan memberikan umpan crossing, dimanfaatkan dengan baik oleh sundulan Gonzalez untuk merobek jala Brescia. Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Lazio yang tidak mau kejadian seperti pekan lalu terulang, dan mengambil insiatif untuk terus menyerang. Sepak pojok Ledesma berbuah gol setelah dimanfaatkan dengan baik oleh tandukan sempurna striker muda Lazio asal Rep. Ceko, Libor Kozak. Meski Mauro Zarate yang masuk menggantikan Sculli pada menit 75 belum dapat memberikan tambahan gol bagi Lazio, hasil akhir 2-0 cukup membawa Lazio mengantongi 3 poin pada pertandingan ini.

Hasil baik ini, membuka kans Lazio untuk kembali bersaing di jalur scudetto, meski target Lazio untuk musim ini adalah untuk berada di zona Eropa. Perbedaan 7 poin dengan pemuncak klasemen sementara, AC Milan, masih sangat bisa dikejar melihat ketatnya persaingan di Liga Italia Serie A. Semoga di pekan selanjutnya Lazio terus mendapatkan hasil baik. Forza Lazio!


Brescia vs Lazio : 0-2

Goal Score : 17' Gonzalez , 58' Kozak (L).


BRESCIA (3-5-1-1) :
Arcari; Zebina, Bega, Zoboli; Berardi, Kone, Filippini (60' Cordova), Hetemaj (31' Lanzafame), Accardi (69' Possanzini); Diamanti Eder.

Cadangan : Leali, Mareco, Daprela, Baiocco.

Pelatih : Iachini.


LAZIO (4-2-3-1):
Muslera; Lichtsteiner, Biava, Dias, Scaloni; Ledesma, Matuzalem; Gonzalez (65' Brocchi), Hernanes (88' Bresciano), Sculli (75' Zarate); Kozak.

Cadangan : Berni, Garrido, Foggia, Floccari.

Pelatih : Reja.


Yellow Card : Lanzafame (B), Ledesma (L), Zebina (B), Lichtsteiner (L), Kone (B).

Man of the Match : Alvaro Gonzalez



Review Match : Lazio vs Chievo 1 - 1

Senin, 07 Februari 2011 0 comments

Giornata 24. Lazio kembali gagal meraih poin penuh dalam partai kandang melawan Chievo, pada lanjutan Serie A Liga Italia. Demi menjaga persaingan di papan atas klasemen Serie A, Lazio harus dapat memanfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk mengejar ketertinggalan.


Menjamu Chievo di depan publik Olimpico, Lazio tak mampu mengendalikan permainan secara menyeluruh. Serangan yang dilancarkan Lazio, tak mampu menembus lini pertahanan Chievo. Beruntung Lazio memiliki Hernanes. Hernanes berhasil menciptakan gol spektakuler melalui free-kick, beberapa saat sebelum babak pertama usai. Unggul satu gol tidak membuat permainan Lazio menjadi konsisten. Lazio memiliki kelemahan yaitu tidak sepadannya kekuatan antara pemain inti dan pemain pelapis. Sebagai contoh Scaloni dan Bresciano yang diturunkan pada pertandingan melawan Chievo ini, tidak dapat menjalankan dengan baik peran yang biasa dilakukan oleh Radu dan Ledesma. Akibatnya, Chievo dapat memanfaatkan celah kecil untuk menyamakan kedudukan melalui Bostjan Cesar yang memaksimalkan sepak pojok. Lazio harus puas berbagi 1 poin dengan Chievo.


Semoga pekan selanjutnya Lazio dapat menunjukkan kembali permainan terbaiknya. Meski saat ini masih berada di peringkat 4, namun Lazio harus lebih waspada, jika tidak, Palermo, Udinese atau AS Rioma bisa menyusul.

Forza Lazio, non mollare mai!

Lazio vs Chievo : 1 - 1

Goal Score : 45'+2 Hernanes (L); 64' Cesar (C).

Lazio (4-3-1-2):
Muslera; Lichtsteiner, Biava, Dias, Radu (18' Scaloni); Matuzalem, Brocchi, Bresciano; Hernanes (68' Sculli); Kozak, Zarate (77' Mauri).

Cadangan : Berni, Stendardo, Gonzalez, Ledesma.

Pelatih : Reja


Chievo (4-3-1-2):
Sorrentino; Frey, Sardo (71' Morero), Mantovani, Cesar; Fernandes, Guana (62' Pulzetti), Jokic; Bogliacino; Pellissier, Moscardelli (46' Thereau).

Cadangan : Squizzi, Constant, Rigoni, Granoche.

Pelatih : Pioli.


Yellow Card : Biava (L), Moscardelli (C), Kozak (L), Mantovani (C), Pulzetti (C), Fernandes (C).

Review Matach : Milan vs Lazio 0 - 0

Jumat, 04 Februari 2011 0 comments

Giornata 23. Lanjutan Serie A pekan ke-23, Lazio bertandang ke AC Milan. Untuk memperkecil jarak dengan AC Milan yang berada di puncak klasemen sementara, Lazio ingin mencuri poin maksimal pada laga tandang ini. Tanpa hadirnya Zarate dan Floccari di lini depan, Reja mendoba duet anyar Lazio, Sculli - Kozak yang bermain baik dalam laga sebelumnya kontra Fiorentina.

Milan yang memiliki barisan pemain - pemain berkelas menguasai pertandingan. Trio Pato - Ibrahimovic - Robinho silih berganti memberikan tekanan terhadap lini belakang Lazio. Biava cs berulang kali harus bersusah payah dalam menghalau serangan Milan. Sebuah peluang emas yang hampir menjadi gol adalah sebuah upaya dari Ibrahimovic saat melakukan counter-attack, beruntung dewi fortuna kali ini berpihak pada Lazio. Bola tendangan Ibra hanya membentur kedua tiang gawang tanpa melewati garis gawang. Pertahanan Lazio berhasil menjaga keperawanan gawang mereka hingga akhir pertandingan.

Forza Lazio!


AC Milan vs Lazio : 0 - 0

Milan (4-3-1-2):
Abbiati; Oddo, Bonera (46' Legrottaglie, 83' Papastathopoulos), Yepes, Antonini; Flamini, Thiago Silva, Emanuelson; Robinho; Pato (63' Cassano), Ibrahimovic.

Cadangan : Roma, Jankulovski, Didac Vilà, Merkel.

Pelatih : Allegri.


Lazio (4-3-1-2):
Muslera; Lichtsteiner, Biava, Dias, Radu; Brocchi, Ledesma, Gonzalez (74' Bresciano); Hernanes; Kozak, Sculli (81' Mauri).

Cadangan : Berni, Scaloni, Stendardo, Matuzalem, Foggia.

Pelatih : Reja.


Yellow Card : Oddo (M), Kozak (L), Ledesma (L)



Transfer Januari

Selasa, 01 Februari 2011 0 comments

Transfer musim dingin atau half season pada bulan Januari akhirnya telah ditutup. Biasanya transfer half season ini dapat dimanfaatkan untuk memperkuat tim setelah menjalani kerasnya pertandingan selama setengah musim.


Transfer Lazio di bulan Januari ini diawali dengan perburuan penyerang. Namun, pembelian pemain pada transfer kali cukup tergolong sepi. Giuseppe Sculli adalah pemain yang berhasil didatangkan ke Lazio. Nama lain yang sempat diisukan untuk merapat ke Lazio gagal terpenuhi. Sebut saja Reto Ziegler, full back Sampdoria ini menjadi terget utama Lazio setelah Sculli. Ziegler yang habis kontraknya di akhir musim, tidak akan memperpanjang kontrak bersama Sampdoria. Tetapi transfer Ziegler gagal karena tidak menemui kesepakatan. Ziegler tetap berada di Sampdoria hingga akhir musim. Selain Sculli, di akhir penutupan transfer, Lazio juga mendapatkan pemain lain, yaitu gelandang tengah Chukwuemeka Ojiakor (20th) asal Ghana dan seorang kiper muda bernama Lorenzo Mosciatti.


Untuk transfer keluar, dari Lazio sendiri ada nama Lucas Correa yang resmi ke Varese dengan status free transfer dan Luis Pedro Cavanda yang dipinjam Torino.

Forza Lazio!

 
Skilef-Laziale © 2011 | Designed by Bingo Cash, in collaboration with Modern Warfare 3, VPS Hosting and Compare Web Hosting