Protected by Copyscape Duplicate Content Software
Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai segala bentuk kreasi setiap orang. Harap cantumkan sumber untuk menghindari plagiarisme

Serie A Giornata 14 : Lazio vs Catania 1 - 1

Selasa, 30 November 2010 0 comments

Giornata 14. Kesempatan pekan ini untuk memperpendek jarak dengan capolista AC Milan gagal, saat Lazio hanya mampu bermain imbang dengan Catania di depan publik sendiri. Lazio sebenarnya bermain cukup baik pada pertandingan malam hari kemarin, hanya saja peluang yang tercipta untuk mengeksekusi si kulit bundar belum maksimal. Sektor serangan Lazio, kurang variatif dan masih terlalu mengandalkan Hernanes. Ketika Hernanes tertahan, maka serangan Lazio seketika menjadi tumpul.

Catania yang bermain tanpa striker andalan mereka, Maxi Lopez, berhasil unggul lebih dulu ketika sepak pojok Llama berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Silvestre. Tertinggal 1 gol, Lazio mulai bermain lebih offensive. Pada injury time babak pertama, sebuah serangan balik cepat Hernanes membuahkan sebuah gol dari tendangan luar kotak penaltinya yang tak dapat dihentikan oleh penjaga gawang Catania, Andujar. Pada babak kedua, Lazio yang berusaha membalikkan kedudukan akhirnya tak mampu berbuat banyak ketika peluang demi peluang yang tercipta tak mampu menembus jala Andujar, yang tampil cukup cemerlang pada mala hari itu. Peluit akhirpun menandakan pertandingan .




Semoga pada pekan selanjutnya Lazio terus menampilkan performa menanjak, dan kembali pada jalur kemenangan. Amin. Forza Lazio!

LAZIO VS CATANIA : 1-1

Lazio (4-2-3-1):
Muslera; Lichtsteiner, Biava, Dias, Radu; Brocchi, Ledesma (66' Matuzalem); Hernanes, Floccari (84' Rocchi), Mauri (66' Foggia); Zarate.

Cadangan : Berni, Diakitè, Cavanda, Bresciano.

Pelatih : Edy Reja


Catania (4-1-4-1):
Andujar; Potenza, Silvestre, Terlizzi, Alvarez; Biagianti; Gomez, P. Ledesma, Llama (54' Izco), Mascara (54' Martinho); Morimoto (74' Antenucci).

Cadangan : Campagnolo, Capuano, Sciacca, Ricchiuti.

Pelatih : Giampaolo




Goal Score : 44' Silvestre (C); 45'+1' Hernanes (L)

Yellow Card : Silvestre (C), Morimoto (C), Hernanes (L)





Preview Match : Lazio vs Catania

Minggu, 28 November 2010 0 comments

Serie A Giornata 14. Lazio akan menjamu Catania di Stadio Olimpico, Roma. Lazio berpeluang meraih poin penuh untuk memperkecil jarak dengan pemuncak klasemen sementara AC Milan. Lazio yang terpaut 4 poin dengan AC Milan yang hanya bermain imbang dengan Sampdoria tadi malam, berharap dapat memperkecil ketertinggalan poin dengan mengalahkan Catania pada malam hari nanti. Namun Lazio juga tidak boleh menganggap enteng permainan Catania yang menempati urutan 10 klasemen sementara.

Bermain dikandang sendiri, Lazio akan menerapkan permainan menyerang dengan menguasai ball possesion. Reja akan kembali menerapkan "Formula Zarate" yakni menempatkan Zarate sebagai goal getter, dengan didukung oleh trio Mauri, Hernanes, Floccari dibalakangnya. Zarate yang memiliki kecepatan dan skill diharapkan dapat menyelesaikan setiap peluang dengan baik seperti saat menghadapi Napoli. Di lini lain tidak ada perubahan dalam pola formasi Lazio. Lazio akan turun dengan kekuatan penuh dan semangat tinggi untuk meraih kemenangan. Sementara Catania sedikit merugi dengan skorsing bomber andalan mereka, Maxi Lopez. Semoga Lazio dapat memenangkan pertandingan malam hari nanti. Forza Lazio!


LAZIO (4-2-3-1):
Muslera;
Lichtsteiner, Dias, Biava, Radu;
Brocchi, Ledesma;
Mauri, Floccari, Hernanes;
Zarate.

Cadangan : Berni, Diakitè, Cavanda, Matuzalem, Bresciano, Foggia, Rocchi

Pelatih : Edy Reja




CATANIA (4-4-2):
Andujar; Potenza, Silvestre, Terlizzi, Alvarez;
Gomez, Izco, Biagianti, Llama;
Morimoto, Mascara.

Cadangan : Campagnolo, Marchese, Capuano, Martinho, Ledesma, Sciacca, Antenucci

Pelatih : Giampaolo

Coppa Italia : Lazio vs Albinoleffe 3 - 0

Jumat, 26 November 2010 0 comments

Lazio berhasil melaju ke babak berikutnya setelah mengalahkan tim serie B, Albinoleffe dengan skor 3-0. Selanjutnya Lazio akan bertemu rival abadi mereka yakni AS Roma. Forza Lazio!!




LAZIO vs ALBINOLEFFE : 3-0




LAZIO (4-3-1-2):
Berni; Scaloni (85' Cavanda), Diakitè, Stendardo, Garrido; Gonzalez, Ledesma (62' Del Nero), Bresciano; Foggia (75' Brocchi); Rocchi, Kozak.

Cadangan : Bizzarri, Dias, Hernanes, Floccari.

Pelatih : Edy Reja.



ALBINOLEFFE (4-4-2):
Layeni; Zenoni, Maino, Piccinni, Garlini; Previtali, Mingazzini (52' Foglio), Grossi (52' Cia), Passoni; Hetemaj (76' Girasole), Momentè.

Cadangan : Tomasig, Bergamelli, Lebran, Cocco.

Pelatih : Mondonico.




Goal Score : 15' Garrido, 45' Stendardo, 85' Del Nero

Yellow Card : Foggia (L), Maino (A)


Coppa Italia : Lazio vs Albinoleffe

Rabu, 24 November 2010 0 comments


Setelah mengalahkan Portogruaro, selanjutnya lazio akan menghadapi Albinoleffe untuk melaju ke babak selanjutnya dalam turnamen Coppa Italia 2010/2011 yang akan berlangsung esok [25/11] pukul 23.00 WIB. Semoga Lazio dapat menunjukkan kelasnya sebagai salah satu tim kuat Serie A.

Serie A Giornata 13 : Parma vs Lazio 1-1

Selasa, 23 November 2010 0 comments

Lazio hanya mampu berbagi poin 1 dengan Parma pada lanjutan Liga Italia Serie A pekan ke-13. Permainan disiplin Lazio pada pekan lalu saat menjamu Napoli, tidak terlihat kembali pada laga ini, kordinasi tim kurang berjalan baik ketika melakukan serangan. Meski ball possesion dimenangkan Lazio, namun beberapa serangan yang dilakukan tidak mengenai sasaran.

Lazio yang menurunkan tim terbaiknya kecuali Ledesma, yang digantikan posisinya oleh Matuzalem, sejak awal bermain dengan strategi offensive. Namun serangan-serangan yang dilancarkan Lazio, dapat dihentikan oleh pasukan Parma. Lazio harus ketinggalan lebih dulu, ketika sebuah serangan Parma, berbuah gol berkat sang bomber berpengalaman yang juga mantan punggawa Lazio, Hernan Crespo. Lepas dari hadangan Biava, Crespo berhasil mengarahkan headingnya ke pojok gawang Muslera, lewat crossing dari Angelo. Pada injury time babak pertama akhirnya Lazio dapat menyamakan kedudukan. Sepak pojok Zarate, disundul oleh Floccari yang mengenai hadangan Antonelli, namun bola defelcted yang melambung justru masuk ke gawang Parma melewati jangkauan Mirante.




Di babak kedua, serangan kedua tim tidak dapat menambah skor pertandingan. Lazio memiliki beberapa peluang diantaranya adalah ketika serangan balik yang didapat Lichsteiner, namun kurangnya kerja sama tim membuat peluang ini dapat digagalkan oleh barisan pertahanan Parma. Semoga dalam laga ke depan Lazio dapat memberikan penampilan terbaiknya kembali, dengan sebuah kerja sama tim yang solid. Forza Lazio non mollare mai!


PARMA vs LAZIO : 1-1



PARMA (4-3-2-1) :
Mirante; Zaccardo, Paci, Lucarelli, Antonelli; Dezemaili (88' Dellafiore), Morrone (20' Angelo), Gobbi; Candreva; Crespo, Bojinov (57' Marques).

Cadangan: Pavarini, Fletscher, M. Pisano, Ze Eduardo.

Pelatih : Marino


LAZIO (4-2-3-1) :
Muslera; Lichtsteiner, Dias, Biava (75' Diakite), Radu; Brocchi, Matuzalem; Hernanes (71' Ledesma), Floccari, Mauri; Zarate (81' Rocchi).

Cadangan : Berni, Garrido, Bresciano, Foggia.

Pelatih : Edy Reja.



Goal Score : 23' Crespo (P); 45' Floccari (L) .

Yellow Card : -




Preview Match : Parma vs Lazio

Minggu, 21 November 2010 0 comments

giornata 13. Lazio akan menghadapi Parma dalam laga tandang lanjutan pertandingan Liga Italia Serie A. Lazio akan bermain maksimal untuk meraih poin penuh demi menjaga posisinya dipapan atas Serie A. Forza Lazio per sempre!



PARMA (4-3-3) :
Mirante;
Zaccardo, Paci, Lucarelli, Antonelli;
Morrone, Dezemaili, Gobbi;
Candreva, Bojinov, Marques.

Cadangan: Pavarini, Dellafiore, Pisano, Ze Eduardo, Angelo, Giovinco, Crespo

Pelatih : Marino




LAZIO (4-2-3-1) :
Muslera;
Lichtsteiner, Dias, Biava, Radu;
Brocchi, Matuzalem;
Mauri, Floccari, Hernanes;
Zarate.

Pelatih : Berni, Diakitè, Garrido, Ledesma, Bresciano, Foggia, Rocchi

Pelatih : Edy Reja

Serie A Giornata 12 : Lazio vs Napoli 2 - 0

Selasa, 16 November 2010 0 comments

Giornata 12. Lazio kembali ke jalur kemenangan. Pada pekan ke-12 ini, Lazio berhasil menaklukan Napoli di kandang. Setelah sebelumnya menderita 2 kali kekalahan beruntun, hingga membuat mereka turun ke posisi 2, namun pada pertandingan pekan ini Lazio kembali mempersembahkan poin penuh untuk para Laziale dan menjaga ketat posisi mereka untuk bersaing di puncak klasemen bersama Milan yang tengah menjadi Capolista sementara setelah mengalahkan Inter Milan. Lazio yang menempati posisi ke-2 hanya terpaut 1 poin dari Milan.




Menjamu Napoli di depan para pendukung setianya, Lazio memberikan permainan yang sangat baik. Pertandingan dan dimulai setelah atraksi terbang sang Olimpia, Lazio yang menurunkan skuad utamanya bermain dengan sangat disiplin di setiap lini. Lazio unggul pada menit ke-15 dari kaki Zarate, yang menerima long pass sempurna dari Mauri, Zarate yang lolos dari jebakan offside berhasil merobek gawang Napoli. Napoli hampir menyamakan kedudukan ketika aksi Lavezzi yang melepaskan tendangan curve, hanya membentur mistar gawang. Zarate kembali mendapat peluang, ketika tendangan deflected-nya membentur sang mistar. Zarate menjadi pahlawan pada laga ini, dengan memberikan sebuah assist hasil kerja sama yang baik dengan Hernanes yang dengan mudah disambut Floccari menjadi sebuah gol pada menit ke-61. Skor 2-0 berakhir menutup pertandingan.

LAZIO vs NAPOLI : 2-0


LAZIO (4-2-3-1):
Muslera; Lichtsteiner, Biava, Dias, Radu; Brocchi (39' Matuzalem), Ledesma; Zarate, Hernanes, Mauri (74' Bresciano); Floccari (86' Garrido).

Cadangan : Berni, Diakite, Foggia, Rocchi.

Pelatih : Edy Reja

Napoli (3-4-1-2):
De Sanctis; Grava (63' Sosa), Cannavaro, Campagnaro; Maggio (55' Zuniga),Yebda, Pazienza, Vitale; Hamsik (78' Dumitru); Cavani, Lavezzi

Cadangan : Iezo, Cribari, Santacroce, Blasi.

Pelatih : Walter Mazzarri




Goal Score : 15' Zarate, 61' Floccari (L)

Yellow Card : Dias (L); Biava, Campagnaro, Sosa (N).

Man of the match : Mauro Zarate




Preview Match : Lazio vs Napoli

Sabtu, 13 November 2010 0 comments

Setelah mendapatkan 2 kekalahan pada laga terakhir, Lazio kini harus siap menghadapi lawan tangguh, Napoli. Napoli adalah salah satu tim terkuat Serie A saat ini. Terbukti dengan menempati peringkat ke-3 klasemen sementara tepat dibawah Lazio. Napoli memiliki kekuatan yang baik disetiap lini dan pada pertandingan kali ini bisa menjadi pertandingan yang sangat seru. Namun Lazio harus dapat kembali bermain baik kali ini, untuk mengembalikan performa mereka.

Forza Lazio!



LAZIO (4-2-3-1)
Muslera;
Lichtsteiner, Biava, Dias, Radu;
Brocchi, Ledesma;
Zarate, Hernanes, Mauri;
Floccari.

Cadangan : Berni, Diakite, Garrido, Bresciano, Gonzalez, Kozak, Rocchi.

Pelatih : Edy Reja.




NAPOLI (3-4-3)
De Sanctis;
Santacroce, P. Cannavaro, Grava;
Maggio, Blasi, Yebda, Zuniga;
Hamsik, Lavezzi, Cavani.

Cadangan : Iezo, Cribari, Vitale, Maiello, Sosa, Bucchi, Dumitru.

Pelatih : Walter Mazzarri



Serie A Giornata 11 : Cesena vs Lazio : 1 - 0

0 comments

Giornata 11. Hasil buruk kembali didapat Lazio saat bertamu ke markas Cesena pada pertandinga midweek lalu. Lazio tampaknya sedang mengalami penurunan mental kala melakoni pertandingan tersebut, sehingga pada akhirnya kekalahan ini menyebabkan Lazio harus rela menyerahkan peringkat capolista-nya pada AC Milan pekan ini.

Bermain tanpa Lichtsteiner, Brocchi, Mauri dan Hernanes, Lazio tampak seperti kehilangan taringnya, serangan demi serangan yang dilakukan selalu dapat dihentikan para pemain Cesena, bahkan peluang untuk menghasilkan gol sangat jarang terjadi. Dan menjelang berakhirnya pertandingan justru Cesena yang memecah kebuntuan, setelah tendangan Marco Parolo dari luar kotak pinalti berhasil menghempaskan bola ke pojok gawang Muslera. Semoga kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi segenap tim di kubu Lazio. Dan semoga pada pekan-pekan selanjutnya Lazio kembali berada di jalur kemenangan. FORZA LAZIO NON MOLLARE MAI!

CESENA VS LAZIO : 1 - 0



Cesena (4-3-3)
Antonioli; Nagatomo, Benalouane, Von Bergen, Lauro (66' Ceccarelli); Appiah (51' Schelotto), Colucci (82' Piangerelli), Parolo; Giaccherini, Bogdani, Jimenez.

Cadangan : Cavalieri, Fatic, Ighalo, Rodriguez.

Pelatih : Ficcadenti


LAZIO (4-2-3-1)
Muslera; Diakite, Biava, Dias, Radu; Matuzalem, Ledesma; Foggia(86' Rocchi), Bresciano, Zarate (70' Gonzalez); Floccari (83' Kozak).

Cadangan : Berni, Cavanda, Garrido, Brocchi.

Pelatih : Edy Reja.


Goal Score : 85' Parolo (C)

Yellow Card : Diakite (L); Appiah, Jimenez (C).




Preview Match : Cesena vs Lazio

Rabu, 10 November 2010 0 comments

Serie A giornata 11 akan dimainkan pada midweek pekan ini, dimana Lazio selanjutnya akan bertandang ke markas Cesena. Setelah menelan kekalahan yang cukup membuat 'gerah' kubu Lazio pada derby pekan lalu, pasukan elang akan berusaha memberikan kemenangan untuk menjaga posisi mereka di puncak klasemen sementara. Karena jika Lazio kehilangan poin pada pekan ini, maka posisi mereka bisa tergeser oleh peringkat ke-2 sementara, AC Milan.

Untuk menghadapi Cesena, Edy Reja akan menerapkan formasi 4-2-3-1. Posisi bek kanan, kali ini minus Lichtsteiner yang terkena akumulasi kartu kuning. Tugasnya akan digantikan oleh bek muda Lazio, Cavanda. Biava kembali dapat diturunkan untuk menemani Dias di posisi center back. Bek kiri masih milik Radu. Di lini tengah Reja akan menduetkan Ledesma dan Matuzalem pada posisi defensive midfielder. Serta Zarate, Mauri, Foggia yang akan berada pada posisi dibelakang striker. Tampaknya kali ini Hernanes akan dicadangkan. Posisi striker masih diberikan kepada Floccari.

Kita berharap pada melawan Cesena ini, Lazio dapat kembali pada jalur kemenangan mereka. Forza Lazio, non mollare mai!



Cesena (4-3-2-1)
Antonioli;
Ceccarelli, Von Bergen, Benalouane, Lauro;
Appiah, Colucci, Parolo;
Giaccherini, Jimenez;
Bogdani

Cadangan : Cavalieri, Fatic, Nagatomo, Schelotto, Piangerelli, Ighalo, Rodriguez

Pelatih : Ficcadenti


LAZIO (4-2-3-1)
Muslera;
Cavanda, Biava, Dias, Radu;
Matuzalem, Ledesma;
Zarate, Mauri, Foggia;
Floccari

Cadangan : Berni, Diakite, Garrido, Bresciano, Gonzalez, Kozak, Rocchi.

Pelatih : Edy Reja.

LIRP news : Jersey Futsal Project!

Selasa, 09 November 2010 0 comments

Desain resmi Jersey Futsal LIRP.

front

side



back


Bagi anggota LIRP yang berminat memesan jersey ini bisa menghubungi Coco Laziale via facebook atau via sms, karena akan segera naik produksi.

Forza Lazio!

Serie A Giornata 10 : Lazio vs AS Roma 0 - 2

Senin, 08 November 2010 0 comments

Giornata 10. Brave Lazio finally lose. Setelah memberikan 5 kemenangan beruntun di Serie A, anak asuhan Edy Reja kalah saat menghadapi musuh utama mereka yakni AS Rioma dalam laga lanjutan Serie A pekan ke-10. Kekalahan ini mempersempit jarak perolehan poin sementara di papan klasemen Serie A. Meski demikian Lazio masih berada di puncak, memimpin dengan selisih 2 poin dari AC Milan yang membayangi di peringkat 2.

Bermain di Stadio Olimpico, yang terbagi menjadi dua kubu yakni Curva Nord yang dipadati para Laziale dan Curva Sud yang dihuni suporter Roma, kedua kesebelasan memberikan permainan tebaiknya bagi pendukung setia mereka. Derby della Capitale adalah sebuah semangat, pertarungan 2 klub yang bertolak belakang, biru melawan merah, elang melawan serigala. Pertandingan berjalan dengan cukup tenang dan aman, di babak pertama Roma lebih menguasai possesion ball. Beberapa peluang didapat oleh klub berjuluk Giallorossi tersebut, namun tidak membahayakan pertahanan Lazio yang dijaga 4 defender Lichtsteiner-Stendardo-Dias-Radu serta kiper, Muslera.




Babak kedua tempo semakin tinggi. Lazio mulai memainkan serangan dengan beberapa usaha dari tendangan Hernanes, serta free kick Ledesma ke arah gawang Roma yang di jaga Julio Sergio. Malapetaka menghampiri Lazio, ketika sebuah tendangan keras Simplicio, mengenai tangan Lichtsteiner, sehingga wasit menghadiahi tendangan penalti bagi Roma. Borriello yang menjadi penendang, berhasil mengubah skor ketika bola yang sempat membentur hadangan Muslera, sayang bola tetap masuk ke gawang. Lazio hampir saja menyamakan skor ketika peluang emas didapatkan Hernanes yang menerima lob pass Mauri, sayang tendangan volley Hernanes masih mengenai hadangan Julio Sergio. Begitu juga dengan peluang yang didapatkan Foggia, yang sayangnya hanya mengenai mistar gawang. Sebuah serangan balik Baptista 5 menit menjelang usai pertandingan, terhalang dan membentur Dias kotak penalti, wasit malam itu kembali menunjuk titik putih dengan memberikan 'hadiah' kembali untuk pasukan serigala. Vucinic yang kali ini menjadi algojo, mengubah skor menjadi 0-2 bagi kemenangan Roma.

Perlu disimak untuk beberapa 'kejanggalan' yang dilakukan sang wasit Emidio Morganti - yang memberikan kekecewaan tersendiri bagi kubu Lazio - saat setidaknya 3 pelanggaran Roma terhadap Lazio di kotak penalti, tidak di berikan olehnya. Dua diantaranya adalah hand's ball Simplicio, bahkan saat itu Morganti, berada pada jarak yang sangat dekat. Satu lagi adalah pelanggaran terhadap Mauri ketika hendak menerima bola muntahan yang 90% merupakan sebuah gol bagi Lazio, hanya saja Riise yang dengan sengaja menarik badan Mauri 'menggagalkan' peluang tersebut, dan lagi-lagi 'disempurnakan' oleh sang wasit, Morganti.




Derby della Capitale kali ini memang akhirnya dimenangkan oleh AS Roma, meski demikian, Lazio tidak akan pernah menyerah dalam menghadapi sisa perjalanan musim ini, yang masih sangat jauh. Dan kami para Laziale akan selalu ada untuk mendukung pasukan biru langit khususnya dalam laga derby kedua nanti. Lupakan derby kemarin dan bersiap untuk pekan selanjutnya.

Lazio da sola, il gente laziale non ti lasceremo mai! FORZA LAZIO!


SS LAZIO vs AS Roma : 0 -2


SS LAZIO (4-3-1-2):
Muslera; Lichtsteiner, Dias, Stendardo (85' Diakite), Radu; Brocchi, Ledesma, Mauri; Hernanes (72' Foggia); Rocchi (46' Zarate), Floccari.

Cadangan : Berni, Garrido, Matuzalem, Bresciano.

Pelatih : Edy Reja.


AS Roma (4-3-1-2):
Julio Sergio; Cassetti, Mexes, Burdisso, Riise; De Rossi, Simplicio, Perrotta (78' Brighi); Menez (39' Greco); Vucinic, Borriello (83' Baptista).

Cadangan : Lobont,Cicinho, Pizarro, Adriano.

Pelatih : Claudio Ranieri




Goal Score : 52' Borriello (pen), 85' Vucinic (pen)

Yellow Card : Lichtsteiner, Stendardo, Foggia (L); Cassetti, Julio Sergio (R).






Preview Match : Lazio vs AS Roma

Sabtu, 06 November 2010 0 comments

Derby della Capitale, seluruh kota Roma akan menjadi saksi partai derby terpanas di Italia ini, tak hanya pemain, pelatih, bahkan para tifosi pun akan ikut terlibat pada pekan ke-10 ini. Partai derby yang mempertaruhkan harga diri dan penuh gengsi ini, akan membuktikan bahwa siapa yang terbaik di kota Roma. Lazio datang dengan kepercayaan diri dan semangat yang tinggi setelah memperoleh hasil baik pada pekan sebelumnya serta memperoleh 5 kali kemenangan beruntun di Serie A. Meski Lazio sedang memuncaki klasemen sementara, dan Roma berada di peringkat 9, namun derby adalah pertandingan yang paling penting, jadi kemenangan adalah sebuah hasil yang harus dipetik.

Kemungkinan formasi 4-3-1-2. Muslera tetap akan menjadi pilihan utama untuk menjaga gawang Lazio, meski sebelumnya dikabarkan mengalami cidera otot, namun Muslera yakin bahwa ia akan siap diturunkan pada hari minggu, besok. Barisan pertahanan Lazio akan diisi oleh Dias dan Stendardo yang menggantikan Biava akibat kartu merah minggu lalu. Bek kanan dan kiri tetap diisi oleh Lichtsteiner dan Radu. Lini tengah akan ada Brocchi, Ledesma dan Mauri, serta Hernanes diposisi playmaker. Di depan Floccari akan ditemani il capitano Rocchi. Dan Zarate tampaknya akan dicadangkan terlebih dahulu. Di kubu AS Roma, Totti yang terkena sangsi larangan bermain akibat kartu merah pekan lalu, bisa memberikan strategi tersendiri bagi pertandingan esok malam.


LAZIO (4-3-1-2)
Muslera;
Lichtsteiner, Stendardo, Dias, Radu;
Brocchi, Ledesma, Mauri;
Hernanes;
Floccari, Rocchi.

Cadangan : Berni, Diakite, Garrido, Matuzalem, Bresciano, Zarate, Kozak.

Pelatih : Edy Reja.



AS ROMA (4-4-2)
Julio Sergio;
Cassetti, Burdisso, Juan, Riise;
Menez, De Rossi, Simplicio, Perrotta;
Vucinic, Borriello.

Cadangan : Lobont, Castellini, Mexes, Cicinho, Rosi, Okaka-Chuka, Baptista.

Pelatih : Claudio Ranieri



Menjelang Derby della Capitale

Jumat, 05 November 2010 0 comments

Derby della Capitale adalah sebuah hal penting bagi Lazio. Bagaimanapun kondisinya Lazio akan berusaha maksimal dalam menghadapi derby ini.

Berikut adalah beberapa komentar menjelang derby panas kota Roma.

HERNANES -
"Kami memiliki potensi untuk bermain baik di setiap laga serie A dan saya yakin Lazio dapat kembali ke level tertinggi. Saya berharap bisa mempersembahkan gol bagi Lazio dan para tifosi saat derby nanti."

MUSLERA -
"kami sedang berada dalam kondisi yang sangat baik dan menyenangkan, kami datang dengan kemenangan yang sangat penting. Derby adalah yang paling penting, melawan Roma, kami akan menghadapi dengan semangat yang sama, sampai kapanpun. Totti absen? saya tidak berpikir panjang mengenai hal ini, kami hanya memikirkan persiapan tim kami sendiri."

ZARATE -
"Kami berharap bisa menang (derby), fans kami sangat menginginkannya dan mereka pantas mendapatkannya. Scudetto?? kami tidak terlalu memikirkannya saat ini, karena kami ada untuk hari ini. Saya melakukan tugas saya bagi tim, sebuah pengorbanan. Dan saya siap untuk semua hal, untuk itu kami tetap berada di puncak."

REJA -
"Bagi saya, ini lebih baik dengan absennya Totti. Saya rasa Roma adalah tim yang tangguh, dan mereka akan bangkit perlahan di liga. Rahasia kami hanya kekompakan tim. Tidak ada yang membicarakan individu di ruang ganti, karena kerja sama tim yang utama.

ROCCHI -
"Semuanya berjalan lancar. Absennya Totti memberikan kemudahan bagi kami. Ini pertandingan yang sangat penting, kamu akan memenangkannya dengan hati dan pikiran. Kami dan mereka berada pada level yang sama. Saya akan senang jika diturunkan pada derby, saya yakin dapat memberikan permainan yang terbaik"

ZDENEK ZEMAN -
"Menjelang datangnya derby, seluruh kota terlibat. Munking akan terjadi pertandingan yang keras, namun kedua pihak sangat percaya bahawa merekalah yang terbaik. Roma membutuhkan kerja keras yang lebih dari pada Lazio. Roma nampaknya lebih rentan kalah, dari pada Lazio yang memiliki keuntungan dengan bermain lebih santai. Roma sangat berharap mendapatkan poin. Saya tidak tahu apakah mereka puas dengan hasil imbang atau mereka mencoba untuk memenangkan pertandingan. Roma tanpa Totti tidak lagi sehebat Roma biasanya. Dia telah menjadi pemain kunci untuk 15 atau 16 tahun ini. Namun juga benar bahwa Giallorossi harus dapat memenangkan pertandingan tanpa Totti."




Kondisi Tim menjelang derby.

Muslera beberapa kali absen dalam latihan, dikarenakan ada masalah dengan otot kakinya. Namun, ia meyakinkan bahwa pada derby nanti ia sudah dalam kondisi terbaiknya.

Reja kemungkinan mempertimbangkan untuk memasang il capitano Tomasso Rocchi. Dengan menduetkannya bersama Floccari menggunakan formasi 4-3-1-2.

Stendardo akan dipasang untuk menggantikan Biava yang terkena larangan bermain.

Lazio senior melakukan sparring dengan Lazio primavera. Lazio senior unggul dengan hasil akhir 4 -1. Hernanes mencetak dua gol, serta Floccari dan Kozak masing-masing satu gol. Dalam laga uji coba tersebut, pelatih Edy Reja menerapkan strategi yang berbeda di setiap babak. Di babak pertama, Edy Reja menggunakan formasi 4-3-1-2 seperti biasa, dan 4-4-2 di babak kedua.




Derby Della Capitale

Selasa, 02 November 2010 0 comments

"The Derby della Capitale is "much more than just a game". The derby has been historically marked by massive crowds, excitement, violence and – recently – racist banners in the crowd."




Derby della Capitale
yang artinya derby ibukota, yang juga dikenal sebagai il Derby Capitolino dan Derby del Cupolone atau Derby kota Roma adalah sebuah derby terpanas di Italia antara dua buah klub sepakbola terbesar di kota Roma. Adalah SS Lazio dan AS Roma yang memiliki para pendukung fanatik hingga menjadikan derby ini sebagai sebuah pertaruhan gengsi dengan ciri khas tngkat keramaian, kehebohan, kerusuhan yang sangat tinggi.

Derby della Capitale di Stadion Olimpico, Roma ini terbagi menjadi 2 kubu yang mendukung masing-masing klub SS Lazio dan AS Roma. Ultras Lazio menempati Tribun Utara atau dikenal sebagai Curva Nord, sedangkan ultras Roma di Tribun Selatan (Curva Sud).




Rivalitas kedua ultras Lazio dan Roma ini memiliki sejarah cukup kelam, dimana dala derby ini pernah terjadi sebuah insiden yang telah memakan koban jiwa akibat kerusuhan ekstrim di tahun 1979. Yakni saat salah satu suporter Lazio, Vicenzo Paparelli tewas akibat lemparan petasan oleh fans Roma. Kerusuhan di tahun 2004 juga pernah terjadi hingga presiden Sepakbola Liga Italia saat itu, Adriano Galliani memberi perintah kepada wasit untuk menghentikan pertandingan yang telah berjalan setengah pertandingan.




Untuk sejarah pertemuan kedua klub tersebut, berdasarkan wikipedia total pertandingan yang telah mempertemukan kedua klub ibukota tersebut telah mencapai tota 161 pertandingan, dengan Lazio memenangkan 44 pertandingan, seri 59 pertandingan dan kalah 58 pertandingan.

berikut adalah data statistik Derby della Capitale serta beberapa catatan rekor pertemuan kedua tim tersebut. (sumber : Wikipedia)


  1. Derby pertama dilangsungkan pada tanggal 8 Desember 1929, yang berakhir 1-0 untuk kemenangan Roma, gol dicetak oleh Rudolfo Volk.
  2. Lazio memenangkan Derby pertama kali pada tanggal 23 Oktober 1932, dengan skor 2-1 oleh Demaria, Castelli (L) dan Volk (R).
  3. Tanggal 29 November 1953 adalah pertama kali Derby della Capitale dilangsungkan di Stadion Olimpico, Roma, yang berakhir dengan kedudukan seri 1-1, gol oleh Carlo Galli (R) dan Paquale Vivolo (L).
  4. Kemenangan terbesar Roma adalah di tahun 1933/1934 dengan skor 5-0, sedangkan kemenangan terbesar Lazio yaitu di tahun 2006/2007 dengan skor 3-0
  5. Lazio mencetak rekor dengan membubuhkan kemenangan beruntun terbanyak dalam satu musim penuh yakni 4 kali derby di musim 1997/1998 dengan 2 kemenangan liga (3-1 dan 2-0) serta 2 kemenangan di perempat final Coppa Italia (4-1 dan 2-1)
Rekor Pemain
  1. Fransesco Totti adalah pemain yang paling banyak melakoni Derby della Capitale, sebanyak 27 partai. Pemain Lazio yang paling banyak bermain dalam Derby della Capitale adalah Aldo Pulcinelli dan Guiseppe Wilson, yakni sebanyak 19 partai.
  2. Dino Da Costa dan Marco Delvecchio adalah pemain yang paling banyak mencetak gol pada Derby della Capitale dengan 9 gol. Sedangkan untuk pemain Lazio terbanyak adalah Silvio Piola dengan 6 gol.
  3. Vincenzo Montella mencetak rekor dengan gol terbanyak dalam satu partai derby, yakni saat mencetak 4 gol pada derby tanggal 11 Maret 2002 saat mengalahkan Lazio 5-1.
  4. Arne Selmosson adalah satu-satunya pemain yang pernah mencetak gol dalam Derby untuk SS Lazio dan AS Roma.
  5. Beberapa nama pemain yang pernah membela Lazio ataupun Roma dalam Derby della Capitale ini, yakni Fulvio Bernardini, Luigi Di Biagio, Attilio Ferraris IV, Diego Fuser, Lionello Manfredonia, Sinisa Mihajlovic, Angelo Peruzzi, Arne Selmosson, Sebastiano Siviglia dan Roberto Muzzi.

Angelo Peruzzi, Diego Fuser dan Sebastiano Sivigila adalah beberapa
nama yan pernah membela SS Lazio dan AS Roma dalam Derby della Capitale



 
Skilef-Laziale © 2011 | Designed by Bingo Cash, in collaboration with Modern Warfare 3, VPS Hosting and Compare Web Hosting